Monday, November 17, 2008

Tugas 7 - Analisis encoding attachment file

Analisis ini bertujuan untuk membuktikan proses bagaimana attacchment file berbentuk image di encoding oleh mail transfer agent (MTA), yang dikirim ke alamat tujuan.
Mail Transfer Agent (MTA) atau lebih dikenal dengan mail server merupakan salah satu komponen penting pada server Internet.

Memilih berbagai MTA sangat sulit, karena setiap orang memiliki kebutuhan dan pertimbangan yang berbeda. Sangat perlu dipahami pertimbangan dan kebiasaan sistem administrator dalam menggunakan jenis MTA-nya, karena e-mail merupakan suatu layanan yang sangat penting pada server Internet. Membangun server mail biasanya dilakukan dengan pertimbangan yang lebih teliti ketimbang server web sebab setiap situs harus mendaftarkan mail exchanger yang digunakannya pada DNS global.[1]

Pada tugas ini penulis mencoba mengrimkan data berupa attachment file menggunakan MTA mail.yahoo.com dan gmail.com,Ketika kita mengirimkan sebuah email dengan aattchment file image maka ketika MTA baik gmail maupaun yahoo ke alamat yang tidak dikenal, atau alamat yang dituju tidak ada dan MTA tidak dapat menemukan alamat yang dituju maka proses yang trejadi, email beserta attcahmenny akan dikembalikan ke mail box beserta file attachment yang sudah dicoding (file yang sudah di coding tidak dikembalikan kedalam bentuk semula), adapun hasilnya sebagai berikut ;
Attachment file menggunakan MTA Gmail :
This is an automatically generated Delivery Status Notification

Delivery to the following recipient failed permanently:

vfrvfggrtr@gmail.com

Technical details of permanent failure:
The email account that you tried to reach does not exist. Please try double-checking the recipient's email address for typos or unnecessary spaces. Learn more at http://mail.google.com/support/bin/answer.py?answer=6596

----- Original message -----

Received: by 10.141.198.9 with SMTP id a9mr2156833rvq.248.1226919391752;
Mon, 17 Nov 2008 02:56:31 -0800 (PST)
Received: by 10.141.37.6 with HTTP; Mon, 17 Nov 2008 02:56:31 -0800 (PST)
Message-ID:
Date: Mon, 17 Nov 2008 17:56:31 +0700
From: saripudin
To: vfrvfggrtr@gmail.com
Subject: Test encoding
MIME-Version: 1.0
Content-Type: multipart/mixed;
boundary="----=_Part_35000_7501001.1226919391748"

------=_Part_35000_7501001.1226919391748
Content-Type: multipart/alternative;
boundary="----=_Part_35001_5793586.1226919391748"

------=_Part_35001_5793586.1226919391748
Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1
Content-Transfer-Encoding: 7bit
Content-Disposition: inline

Test encoding

----- Message truncated -----
MTA yg digunakan oleh gmail
220 mx.google.com ESMTP w12sm485459tib.1
---------------------------------------------------------------------------
Attachment file menggunakan MTA http://mail.yahoo.com :
failure notice
Monday, November 17, 2008 4:11 PM
From:
This sender is DomainKeys verified
"MAILER-DAEMON@yahoo.com"
Add sender to Contacts
To:
saripudingemboxs@yahoo.com
Hi. This is the qmail-send program at yahoo.com.
I'm afraid I wasn't able to deliver your message to the following addresses.
This is a permanent error; I've given up. Sorry it didn't work out.

:
209.85.217.179 does not like recipient.
Remote host said: 550-5.1.1 The email account that you tried to reach does not exist. Please
550-5.1.1 try double-checking the recipient's email address for typos
550-5.1.1 or unnecessary spaces. Learn more at
550 5.1.1 http://mail.google.com/support/bin/answer.py?answer=6596 4si7600163gxk.60
Giving up on 209.85.217.179.

:
216.39.53.2 failed after I sent the message.
Remote host said: 554 delivery error: dd This user doesn't have a yahoo.com account (xsxsdft@yahoo.com) [0] - mta440.mail.re4.yahoo.com

--- Below this line is a copy of the message.

Return-Path:
Received: (qmail 99415 invoked by uid 60001); 17 Nov 2008 09:11:32 -0000
DomainKey-Signature: a=rsa-sha1; q=dns; c=nofws;
s=s1024; d=yahoo.com;
h=X-YMail-OSG:Received:X-Mailer:Date:From:Subject:To:Cc:MIME-Version:Content-Type:Message-ID;
b=SUM7guGfVVvt7441+NpB0937NVAYLib2OS0GHk0LzNxLuvz2K7rbywS9XJYzyBJqK1CHuywdB4Kr2rlty8VQv9IpxLkj5lzq6AgVdLziB6XrgUoU93WyxodXmJrmPENlhPaG/fM5Y+gL3i5tA7naBX9gW2g0Okq5gIvVmMvP2ME=;
X-YMail-OSG: CccNqEYVM1l2RO5kHH1e65mihCgOfRfw5cgGwiobB8bGpWvla5MYeyK8BXnZeoq0DRHCA3Tuc.V5um9OEQunhn70Bk57Om49d5RWU3fm8eCGjRZ8GfoawZa9TqpXWOihppEulTGAFUyAqenGOZE3cTwabgww4W76eeuOHxE-
Received: from [222.124.158.86] by web56506.mail.re3.yahoo.com via HTTP; Mon, 17 Nov 2008 01:11:32 PST
X-Mailer: YahooMailWebService/0.7.260.1
Date: Mon, 17 Nov 2008 01:11:32 -0800 (PST)
From: saripudin
Subject: Test Attachment
To: xsxsdft@yahoo.com
Cc: vfrvfggrtr@gmail.com
MIME-Version: 1.0
Content-Type: multipart/mixed; boundary="0-1757907739-1226913092=:99386"
Message-ID: <449063.99386.qm@web56506.mail.re3.yahoo.com>

--0-1757907739-1226913092=:99386
Content-Type: multipart/alternative; boundary="0-1821562197-1226913092=:99386"

--0-1821562197-1226913092=:99386
Content-Type: text/plain; charset=us-ascii

Test Attachment

--0-1821562197-1226913092=:99386
Content-Type: text/html; charset=us-ascii

Test Attachment






--0-1821562197-1226913092=:99386--
--0-1757907739-1226913092=:99386
Content-Type: image/jpeg; name="Image057.jpg"
Content-Transfer-Encoding: base64
Content-Disposition: attachment; filename="Image057.jpg"



Referensi

[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Mail_transfer_agent dikases 17 November 2008

Sunday, November 09, 2008

MENGHITUNG JUMLAH KARAKTER
Berikut program untuk menentukan banyaknya huruf yang digunakan dalam suatu kata, kalimat, maupun paragraf dengan menggunakan JavaScript.
Gb.1 Halaman Muka Program


Gb.2 Program setelah di isi dengan teks Bahasa Indonesia

Gb.3 Program setelah di isi dengan teks bahasa Inggris

Gb.4 Perbandingan hasil teks bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris

Listing Program
Berikut listing program untuk menghitung banyaknya karakter huruf yang digunakan dalam suatu kata, kalimat, maupun paragraf dengan menggunakan JavaScripts dan HTML


Steganography
Menurut terjemahan bebas dari wikipedia, steganografi adalah seni
menyembunyikan pesan sedemikian hingga hanya meerka yang diberitahu atas
keberadaan pesan tersebut yang bisa membacanya. Ini berbeda dengan
kriptografi yang “terang-terangan” menggunakan sandi rahsia untuk
mengirimkan pesan. Pesan steganografi bisa memanfaatkan segala bentuk
distribusi material digital seperti rekaman gambar, suara, video, atau
pun data dan program aplikasi komputer yang biasa kita download dari
situs-situs umum di Internet.
Ada empat jenis metode Steganografi, yaitu :
1. Least Significant Bit Insertion (LSB)
Metoda yang digunakan untuk menyembunyikan pesan pada media digital tersebut berbeda-beda. Contohnya pada file image pesan dapat disembunyikan dengan menggunakan cara menyisipkannya pada bit rendah atau bit yang paling kanan (LSB) pada data pixel yang menyusun file tersebut. Seperti kita ketahui untuk file bitmap 24 bit maka setiap pixel (titik) pada gambar tersebut terdiri dari susunan tiga warna merah, hijau dan biru (RGB) yang masing-masing disusun oleh bilangan 8 bit (byte) dari 0 sampai 255 atau dengan format biner 00000000 sampai 11111111. Dengan demikian pada setiap pixel file bitmap 24 bit kita dapat menyisipkan 3 bit data. Kekurangan dari LSB Invertion : Dapat diambil kesimpulan dari contoh 8 bit pixel, menggunakan LSB Insertion dapat secara drastis merubah unsur pokok warna dari pixel. Ini dapat menunjukkan perbedaan yang nyata dari cover image menjadi stego image, sehingga tanda tersebut menunjukkan keadaan dari steganografi. Variasi warna kurang jelas dengan 24 bit image, bagaimanapun file tersebut sangatlah besar. Antara 8 bit dan 24 bit image mudah diserang dalam pemrosesan image, seperti cropping (kegagalan) dan compression (pemampatan). Keuntungan dari LSB Insertion : Keuntungan yang paling besar dari algoritma LSB ini adalah cepat dan mudah. Dan juga algoritma tersebut memiliki software steganografi yang mendukung dengan bekerja diantara unsur pokok warna LSB melalui manipulasi pallete (lukisan).
2. Algorithms and Transformation
Algoritma compression adalah metode steganografi dengan menyembunyikan data dalam fungsi matematika. Dua fungsi tersebut adalah Discrete Cosine Transformation (DCT) dan Wavelet Transformation. Fungsi DCT dan Wavelet yaitu mentransformasi data dari satu tempat (domain) ke tempat (domain) yang lain. Fungsi DCT yaitu mentransformasi data dari tempat spatial (spatial domain) ke tempat frekuensi (frequency domain).
3. Redundant Pattern Encoding
Redundant Pattern Encoding adalah menggambar pesan kecil pada kebanyakan gambar. Keuntungan dari metode ini adalah dapat bertahan dari cropping (kegagalan), kerugiannya yaitu tidak dapat menggambar pesan yang lebih besar.
4. Spread Spectrum method
Spread Spectrum steganografi terpencar-pencar sebagai pesan yang diacak (encrypt) melalui gambar (tidak seperti dalam LSB). Untuk membaca suatu pesan, penerima memerlukan algoritma yaitu crypto-key dan stego-key. Metode ini juga masih mudah diserang yaitu penghancuran atau pengrusakan dari kompresi dan proses image (gambar).

Contoh :
Gambar/Foto
Gambar atau foto digital yang disimpan dengan format apa pun selalu
ditampilkan dalam bentuk matriks sekian kali sekian dari titik-titik
elemen gambar yang sering disebut dengan istilah piksel (picture
element). Untuk gambar berwarna, masing-masing piksel membawa data
warna dalam komposisi intensitas 3 komponen cahaya: merah, hijau dan biru.
Kehalusan gradasi intensitas cahaya menjadi ukuran kualitas gambar
yang dihasilkan. Sebagai contoh, foto digital dengan 24 bit warna
menyayikan warna piksel dengan kombnasi 8 bit angka biner untuk
masing-masing komponen warna.

Sebagai contoh,
kata steganografi
dibangun dengan piksel warna
kombinasi 11101111 (ef dalam heksa desimal) untuk komonen merah,
00110100 (34) untuk komponen hijau dan 01110010 (72) untuk komponen biru
dengn catatan gradasi intesitas
komponen cahaya tersebut dapat disajikan dengan kombinasi
00000000 yang menyatakan gelap sama sekali sampai dengan 11111111
yang menyatakan kondisi paling terang. Contoh lain adalah
kata steganografi
dibangun denan piksel kombinasi
24 untuk merah, a6 untuk hijau, dan 93 untuk biru dengan angha dalam
heksdesimal.
Pada dasarnya, bila tidak dikontraskan dlaam batas yang jelas, kita
tidak akan bisa membedakan warna dari titik-titik yang intensitas warna
elemen-elemennya hanya berbeda satu pada bit dengan nilai qenting
terendah. Perhtikan warna kata-kata berikut:
kata steganografi (ef3472)
kata steganografi (ef3473)
kata steganografi (ef3372)
kata steganografi (ee3472)
kata steganografi (ee3471)
kata steganografi (ef3373)
kata steganografi (ee3372)
Warna kata-kata yang dibedakan hanya pada bit terakhir dari masing-masing
komponen merah, hijau atau biru tidak terlihat berbeda. Berikut ini ada
13 kotak yang diberi warha ef3472 sebangkan 13 kotak dibwahnya diberi
warna ef3473, ef3474, …, ef347f. Pada kolom berapa anda sudah bsa
membedakan warna dua kotak atas bawah?
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Karena perbedaan bit terakhir dari angka intensitas warna tidak terlihat
mempengaruhi tampilan, maka kita bisa menggunakannya untuk menyisipkan
teks ASCII tanpa merubah tampilan gambar secara keseluruhan.
Pada gambar ukuran 200×300 piksel, kita bisa sisipkan
kode sebesar 200×300x3 bit. Dengan ASCII 7 bit, kita bisa sisipkan
teks sebanyak kurang lebih 25000 karakter atau 22500 karakter untuk
teks extended ASCII 8 bit.
Tantangan dari riset steganografi mencari cara
menyisipkan teks sebanyak-banyaknya tanpa membuat orang lain
mengetahui akan keberadaan teks tersebut dengan kata lain mencari cara
menyisipkan teks sebanyak-banyaknya dalam suatu data tanpa mengganggu
fungsi publik dari data tersebut.
Prinsip penitipan teks pada data gambar bisa kita terapkan pada teknik-teknik
pengolahan citra yang lain seperti teknik yang digunakan perancang jpg
untuk melakukan kompresi citra dengan memanfaatkan cara kerja pengolahan
citra di mata/otak manusia dan sebagainya. Untuk meningkatkan sifat kerahasiaan
pesan, teknik public key kriptography dapat digunakan. Selain yang
berhubungan dengan pengamanan, sandi rahasia akan membuat pesan bersifat
“acak” sehingga dapat mengurangi pengaruh penurun kualitas gambar
karena adanya penitipan teks tersebut.
Referensi :
• Wikipedia Indonesia. 2008. Steganografi. http://id.wikipedia.org/wiki/Steganografi

Sunday, October 19, 2008

TUGAS WHOIS
Hasil pengecekan kepemilikan domain (whois), nama server (ns), mail exchanger (MX Record), dan subdomain dari domain itb.ac.id, hasilnya adalah sebagai berikut :

http://www.itb.ac.id
- IP
167.205.108.136
167.205.126.66
- Whois
- NameServer (NS)
ns1.itb.ac.id ( 167.205.23.1 & 202.249.24.65 )
ns2.itb.ac.id ( 167.205.22.123 )
ns3.itb.ac.id ( 167.205.30.114 )
- MailExchanger (MX)
mx1.itb.ac.id ( 167.205.23.6 )
mx2.itb.ac.id ( 167.205.1.67 & 167.205.23.7 )

- Subdomain

1. 8eh.itb.ac.id.
2. academic.itb.ac.id.
3. ae.itb.ac.id.
4. ai3.itb.ac.id.
5. akademik.itb.ac.id.
6. alumni.itb.ac.id.
7. angket-online.itb.ac.id.
8. antivirus.itb.ac.id.
9. antivirus-slb.itb.ac.id.
10. antivirus2.itb.ac.id.
11. apache2006.itb.ac.id.
12. apccas2002.itb.ac.id.
13. ar.itb.ac.id.
14. arc.itb.ac.id.
15. art.itb.ac.id.
16. as.itb.ac.id.
17. astronomi.itb.ac.id.
18. astronomy.itb.ac.id.
19. aula-tmr.itb.ac.id.
20. avist.itb.ac.id.
21. baak.itb.ac.id.
22. backup-mx.itb.ac.id.
23. bangda.itb.ac.id.
24. berkala.itb.ac.id.
25. bi.itb.ac.id.
26. billing.itb.ac.id.
27. billing-ng.itb.ac.id.
28. biomed.itb.ac.id.
29. biostrat.itb.ac.id.
30. biotech.itb.ac.id.
31. blogs.itb.ac.id.
32. bmg.itb.ac.id.
33. bosscha.itb.ac.id.
34. builder.itb.ac.id.
35. cache.itb.ac.id.
36. cache-en.itb.ac.id.
37. cache-ien.itb.ac.id.
38. cache1.itb.ac.id.
39. cache2.itb.ac.id.
40. cache3.itb.ac.id.
41. cache4.itb.ac.id.
42. cache5.itb.ac.id.
43. calonadmin.itb.ac.id.
44. cam.itb.ac.id.
45. campuschannel.itb.ac.id.
46. cas.itb.ac.id.
47. cbsed.itb.ac.id.
48. ccar.itb.ac.id.
49. che.itb.ac.id.
50. chem.itb.ac.id.
51. cintaitb.itb.ac.id.
52. cisco-dial.itb.ac.id.
53. cisco-dialin1.itb.ac.id.
54. cisco-dialin10.itb.ac.id.
55. cisco-dialin11.itb.ac.id.
56. cisco-dialin12.itb.ac.id.
57. cisco-dialin13.itb.ac.id.
58. cisco-dialin14.itb.ac.id.
59. cisco-dialin2.itb.ac.id.
60. cisco-dialin3.itb.ac.id.
61. cisco-dialin4.itb.ac.id.
62. cisco-dialin5.itb.ac.id.
63. cisco-dialin6.itb.ac.id.
64. cisco-dialin7.itb.ac.id.
65. cisco-dialin8.itb.ac.id.
66. cisco-dialin9.itb.ac.id.
67. cisco-en.itb.ac.id.
68. cisco-en-en.itb.ac.id.
69. cisco-itb-telkom.itb.ac.id.
70. cnrg.itb.ac.id.
71. cnrg-lib.itb.ac.id.
72. cnrg1.itb.ac.id.
73. cnrglab.itb.ac.id.
74. comlabs.itb.ac.id.
75. conference.itb.ac.id.
76. course.itb.ac.id.
77. cre.itb.ac.id.
78. crep.itb.ac.id.
79. crs.itb.ac.id.
80. cvsup.itb.ac.id.
81. cyberlib.itb.ac.id.
82. da.itb.ac.id.
83. datacenter.itb.ac.id.
84. db.itb.ac.id.
85. dcpusat.itb.ac.id.
86. devel.itb.ac.id.
87. devlabs.itb.ac.id.
88. dirdikpp.itb.ac.id.
89. distancE-courses.itb.ac.id.
90. distantlearning.itb.ac.id.
91. ditdik.itb.ac.id.
92. ditkeu.itb.ac.id.
93. dkv.itb.ac.id.
94. dl.itb.ac.id.
95. dlo.itb.ac.id.
96. dlomail.itb.ac.id.
97. dp.itb.ac.id.
98. ebs.itb.ac.id.
99. ee.itb.ac.id.
100. eii.itb.ac.id.
101. eis.itb.ac.id.
102. ejournal.itb.ac.id.
103. el92.itb.ac.id.
104. epsdl.itb.ac.id.
105. ezmlm-web.itb.ac.id.
106. fa.itb.ac.id.
107. faraday.itb.ac.id.
108. fi.itb.ac.id.
109. fitb.itb.ac.id.
110. fmb.itb.ac.id.
111. fmipa.itb.ac.id.
112. forum.itb.ac.id.
113. fsrd.itb.ac.id.
114. fti.itb.ac.id.
115. ftmd.itb.ac.id.
116. ftp.itb.ac.id.
117. ftsl.itb.ac.id.
118. ftsp.itb.ac.id.
119. fttm.itb.ac.id.
120. gallery.itb.ac.id.
121. gamais.itb.ac.id.
122. ganeca2.itb.ac.id.
123. ganechat.itb.ac.id.
124. ganesha.itb.ac.id.
125. ganeshatv.itb.ac.id.
126. gate-vhf.itb.ac.id.
127. gc.itb.ac.id.
128. gcca.itb.ac.id.
129. gd.itb.ac.id.
130. gdl.itb.ac.id.
131. geoph.itb.ac.id.
132. gerbang.itb.ac.id.
133. gf.itb.ac.id.
134. graphics.itb.ac.id.
135. groups.itb.ac.id.
136. gw-hf.itb.ac.id.
137. gw-paume.itb.ac.id.
138. hayati.itb.ac.id.
139. hitbox.itb.ac.id.
140. hosting.itb.ac.id.
141. humas.itb.ac.id.
142. hydraulic.itb.ac.id.
143. icpco2007.itb.ac.id.
144. ictmp.itb.ac.id.
145. idln.itb.ac.id.
146. ied.itb.ac.id.
147. if.itb.ac.id.
148. IIE.itb.ac.id.
149. iiwas2002.itb.ac.id.
150. im.itb.ac.id.
151. imhere.itb.ac.id.
152. ims.itb.ac.id.
153. indonesia-itb-ether.itb.ac.id.
154. inkubator.itb.ac.id.
155. ins.itb.ac.id.
156. instrument.itb.ac.id.
157. interior.itb.ac.id.
158. iom.itb.ac.id.
159. ipr.itb.ac.id.
160. ipv6.itb.ac.id.
161. isnet.itb.ac.id.
162. isrg.itb.ac.id.
163. itb-bgp-2.itb.ac.id.
164. ITB-bosscha.itb.ac.id.
165. itb-inherent.itb.ac.id.
166. itb-isat.itb.ac.id.
167. ITB-Jalawave.itb.ac.id.
168. itb-tein2.itb.ac.id.
169. itb-tunnel.itb.ac.id.
170. itbgtw.itb.ac.id.
171. itforum.itb.ac.id.
172. jaktri.itb.ac.id.
173. kabinet-km.itb.ac.id.
174. kaderisasi-admin.itb.ac.id.
175. kamus.itb.ac.id.
176. kantorwrma.itb.ac.id.
177. kealumnian.itb.ac.id.
178. kemitraan.itb.ac.id.
179. kepegawaian.itb.ac.id.
180. kkp.itb.ac.id.
181. km.itb.ac.id.
182. kmrg.itb.ac.id.
183. kolaborasi.itb.ac.id.
184. koperasi.itb.ac.id.
185. kppmb.itb.ac.id.
186. kppwk.itb.ac.id.
187. kria-sr.itb.ac.id.
188. kuliah.itb.ac.id.
189. lapi.itb.ac.id.
190. lc.itb.ac.id.
191. ldap.itb.ac.id.
192. ldap-ng.itb.ac.id.
193. ldap-tes.itb.ac.id.
194. lfd.itb.ac.id.
195. lib.itb.ac.id.
196. library.itb.ac.id.
197. linux.itb.ac.id.
198. lms-inherent.itb.ac.id.
199. localhost.itb.ac.id.
200. loedroek.itb.ac.id.
201. logger.itb.ac.id.
202. logger-ng.itb.ac.id.
203. login.itb.ac.id.
204. logistik.itb.ac.id.
205. lp.itb.ac.id.
206. lpadrc.itb.ac.id.
207. lpkm.itb.ac.id.
208. lpm.itb.ac.id.
209. lppm.itb.ac.id.
210. lss.itb.ac.id.
211. lumbung1.itb.ac.id.
212. mailadm.itb.ac.id.
213. maisy.itb.ac.id.
214. maroon.itb.ac.id.
215. material.itb.ac.id.
216. math.itb.ac.id.
217. maxwell.itb.ac.id.
218. mba.itb.ac.id.
219. mcp-books.itb.ac.id.
220. mesin.itb.ac.id.
221. metallurgy.itb.ac.id.
222. mgb.itb.ac.id.
223. Mgmt.itb.ac.id.
224. mic.itb.ac.id.
225. mining.itb.ac.id.
226. mirror.itb.ac.id.
227. mlearning.itb.ac.id.
228. mm.itb.ac.id.
229. monitoring.itb.ac.id.
230. monitoringv2.itb.ac.id.
231. ms.itb.ac.id.
232. mti.itb.ac.id.
233. multimedia.itb.ac.id.
234. mx.itb.ac.id.
235. mx-in.itb.ac.id.
236. mx0.itb.ac.id.
237. mx1.itb.ac.id.
238. mx2.itb.ac.id.
239. mx3.itb.ac.id.
240. mx4.itb.ac.id.
241. mx5.itb.ac.id.
242. mx6.itb.ac.id.
243. nic.itb.ac.id.
244. nic-ng.itb.ac.id.
245. nicadm.itb.ac.id.
246. nii.itb.ac.id.
247. ninja-hattori.itb.ac.id.
248. noc-ccar.itb.ac.id.
249. noc-sps.itb.ac.id.
250. ns-new.itb.ac.id.
251. ns1.itb.ac.id.
252. ns2.itb.ac.id.
253. ns3.itb.ac.id.
254. nt.itb.ac.id.
255. ntp.itb.ac.id.
256. ocean.itb.ac.id.
257. oceanography.itb.ac.id.
258. oecd.itb.ac.id.
259. ohu2007.itb.ac.id.
260. old-ganesha.itb.ac.id.
261. olimpiade2007.itb.ac.id.
262. opencores.itb.ac.id.
263. openims.itb.ac.id.
264. order.itb.ac.id.
265. packetscanner.itb.ac.id.
266. pantheon.itb.ac.id.
267. pau-router.itb.ac.id.
268. paubt.itb.ac.id.
269. pauir.itb.ac.id.
270. paume.itb.ac.id.
271. pcd.itb.ac.id.
272. penerbit.itb.ac.id.
273. perencanaan.itb.ac.id.
274. petakampus.itb.ac.id.
275. phys.itb.ac.id.
276. pilihrektor.itb.ac.id.
277. pinri.itb.ac.id.
278. pl.itb.ac.id.
279. placeof.itb.ac.id.
280. plesk.itb.ac.id.
281. pmo.itb.ac.id.
282. pn.itb.ac.id.
283. portal.itb.ac.id.
284. poss.itb.ac.id.
285. power.itb.ac.id.
286. powernoc.itb.ac.id.
287. ppk.itb.ac.id.
288. ppkpl.itb.ac.id.
289. ppms.itb.ac.id.
290. pps.itb.ac.id.
291. ppt.itb.ac.id.
292. pptik.itb.ac.id.
293. premium.itb.ac.id.
294. pringgapuk.itb.ac.id.
295. profil-kaderisasi.itb.ac.id.
296. prohil.itb.ac.id.
297. proyek.itb.ac.id.
298. psda.itb.ac.id.
299. psdi.itb.ac.id.
300. pusat.itb.ac.id.
301. pusat-lama.itb.ac.id.
302. pusat2.itb.ac.id.
303. puslog.itb.ac.id.
304. pwk.itb.ac.id.
305. R11.itb.ac.id.
306. ra02.itb.ac.id.
307. ra11.itb.ac.id.
308. RA12.itb.ac.id.
309. ra13.itb.ac.id.
310. ra5.itb.ac.id.
311. radio-net.itb.ac.id.
312. rbl.itb.ac.id.
313. rbn.itb.ac.id.
314. rbn1.itb.ac.id.
315. rbn2.itb.ac.id.
316. register.itb.ac.id.
317. relasialumni.itb.ac.id.
318. rict.itb.ac.id.
319. sa.itb.ac.id.
320. sac-en.itb.ac.id.
321. salman.itb.ac.id.
322. samba.itb.ac.id.
323. sampoernasbm.itb.ac.id.
324. sappk.itb.ac.id.
325. satpam.itb.ac.id.
326. sbm.itb.ac.id.
327. scout.itb.ac.id.
328. sdm.itb.ac.id.
329. server3.itb.ac.id.
330. si.itb.ac.id.
331. sia.itb.ac.id.
332. sibf2008.itb.ac.id.
333. singalodra.itb.ac.id.
334. sipx.itb.ac.id.
335. sisfoperencanaan.itb.ac.id.
336. siskeu.itb.ac.id.
337. siskeu01.itb.ac.id.
338. sismik.itb.ac.id.
339. sispran.itb.ac.id.
340. sispran2.itb.ac.id.
341. sith.itb.ac.id.
342. skd.itb.ac.id.
343. snmptn.itb.ac.id.
344. soi.itb.ac.id.
345. soi-proxy.itb.ac.id.
346. soi-router.itb.ac.id.
347. soi-server.itb.ac.id.
348. sostek.itb.ac.id.
349. sp.itb.ac.id.
350. spe.itb.ac.id.
351. spns.itb.ac.id.
352. stat.itb.ac.id.
353. stei.itb.ac.id.
354. students.itb.ac.id.
355. students-ng.itb.ac.id.
356. suk.itb.ac.id.
357. svnserver.itb.ac.id.
358. sysapp.itb.ac.id.
359. TeknologiInformasi.itb.ac.id.
360. telekomunikasi.itb.ac.id.
361. telekomunikasi.itb.ac.id.
362. telematic.itb.ac.id.
363. tf.itb.ac.id.
364. thinclient.itb.ac.id.
365. ti.itb.ac.id.
366. tl.itb.ac.id.
367. tm.itb.ac.id.
368. tpb.itb.ac.id.
369. transport.itb.ac.id.
370. uka.itb.ac.id.
371. ukp.itb.ac.id.
372. unisispran.itb.ac.id.
373. unit.itb.ac.id.
374. upi.itb.ac.id.
375. uptor.itb.ac.id.
376. usdi.itb.ac.id.
377. usdi-imhere.itb.ac.id.
378. usdi-reps.itb.ac.id.
379. vclass.itb.ac.id.
380. vic-rat.itb.ac.id.
381. video.itb.ac.id.
382. virtual-university.itb.ac.id.
383. vlsi.itb.ac.id.
384. voip.itb.ac.id.
385. vpn.itb.ac.id.
386. waveLAN-disnak.itb.ac.id.
387. WaveLAN-DisNak-ITB.itb.ac.id.
388. wavelan-ikip.itb.ac.id.
389. WaveLAN-ITB-Lapan.itb.ac.id.
390. WaveLAN-ITB-midc.itb.ac.id.
391. waveLAN-ITB-RadNet.itb.ac.id.
392. WaveLAN-ITB-Unisba.itb.ac.id.
393. waveLAN-RadNet-ITB.itb.ac.id.
394. waveLAN-ypkp.itb.ac.id.
395. webhosting.itb.ac.id.
396. webkampus.itb.ac.id.
397. webservices-sispran.itb.ac.id.
398. whois.itb.ac.id.
399. wiki.itb.ac.id.
400. windowsupdate.itb.ac.id.
401. wrks.itb.ac.id.
402. wrm.itb.ac.id.
403. www.itb.ac.id.
404. www1.itb.ac.id.
405. x.itb.ac.id.
406. xxx.itb.ac.id.
407. zimbra.itb.ac.id.
Hasil proses seleksi, dari 813 menjadi 407 sub domain.
o Traffic Map



Referensi
http://id.wordpress.com/tag/itb/
http://komputasi.wordpress.com/2008/10/17/informasi-domain-dan-host/.
http://www.robtex.com/dns/ai3.itb.ac.id.html
http://www.whois.org

Sunday, October 12, 2008

Program Salah Eksekusi
Sistem Informasi Akademik Manajemen Bisnis Berbasis Java


Listing Program Sistem Informasi Akademik Manajemen Bisnis Berbasis Java


Main.java
/*
* To change this template, choose Tools | Templates
* and open the template in the editor.
*/

package prjpelettebutton;

/**
*
* @author Saripudin
*/
public class Main {

/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String[] args) {
// TODO code application logic here
new frmButton().setVisible(true);

}

}
Frm.java
/*
* frmButton.java
*
* Created on October 10, 2008, 11:00 AM
*/

package prjpelettebutton;

/**
*
* @author Saripudin
*/
public class frmButton extends javax.swing.JFrame {

/** Creates new form frmButton */
public frmButton() {
initComponents();
}

/** This method is called from within the constructor to
* initialize the form.
* WARNING: Do NOT modify this code. The content of this method is
* always regenerated by the Form Editor.
*/
@SuppressWarnings("unchecked")
//
private void initComponents() {

label1 = new java.awt.Label();
textArea1 = new java.awt.TextArea();
label2 = new java.awt.Label();
textArea2 = new java.awt.TextArea();
label4 = new java.awt.Label();
label3 = new java.awt.Label();
textArea3 = new java.awt.TextArea();
label5 = new java.awt.Label();
textArea4 = new java.awt.TextArea();

setDefaultCloseOperation(javax.swing.WindowConstants.EXIT_ON_CLOSE);

label1.setText("Nilai Tugas");

label2.setText("Nilai Formatif");

label4.setText("DAFTAR NILAI");

label3.setText("Nilai UTS");

label5.setText("Nilai UAS");

javax.swing.GroupLayout layout = new javax.swing.GroupLayout(getContentPane());
getContentPane().setLayout(layout);
layout.setHorizontalGroup(
layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGap(20, 20, 20)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addComponent(label2, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
.addComponent(label5, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
.addComponent(label3, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
.addComponent(label1, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
.addGap(22, 22, 22)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addComponent(textArea1, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, 216, Short.MAX_VALUE)
.addComponent(textArea3, javax.swing.GroupLayout.Alignment.TRAILING, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, 216, Short.MAX_VALUE)
.addComponent(textArea2, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, 216, Short.MAX_VALUE)
.addComponent(textArea4, javax.swing.GroupLayout.Alignment.TRAILING, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, 216, Short.MAX_VALUE))
.addGap(358, 358, 358))
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGap(156, 156, 156)
.addComponent(label4, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)))
.addGap(148, 148, 148))
);
layout.setVerticalGroup(
layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addContainerGap()
.addComponent(label4, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
.addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addComponent(textArea1, 0, 0, Short.MAX_VALUE)
.addComponent(label1, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
.addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING, false)
.addComponent(textArea2, 0, 0, Short.MAX_VALUE)
.addComponent(label2, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, Short.MAX_VALUE))
.addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addComponent(textArea3, 0, 0, Short.MAX_VALUE)
.addComponent(label3, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
.addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addComponent(textArea4, 0, 0, Short.MAX_VALUE)
.addComponent(label5, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
.addGap(180, 180, 180))
);

label5.getAccessibleContext().setAccessibleName("Nilai UAS");

pack();
}//


/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String args[]) {
java.awt.EventQueue.invokeLater(new Runnable() {
public void run() {
new frmButton().setVisible(true);
}
});
}

// Variables declaration - do not modify
private java.awt.Label label1;
private java.awt.Label label2;
private java.awt.Label label3;
private java.awt.Label label4;
private java.awt.Label label5;
private java.awt.TextArea textArea1;
private java.awt.TextArea textArea2;
private java.awt.TextArea textArea3;
private java.awt.TextArea textArea4;
// End of variables declaration

}

Output Error Yang Terjadi Pada Saat Eksekusi
ERROR - Ant is misconfigured and cannot be run.
java.lang.ClassNotFoundException: org.apache.tools.ant.input.InputHandler
at java.net.URLClassLoader$1.run(URLClassLoader.java:200)
at java.security.AccessController.doPrivileged(Native Method)
at java.net.URLClassLoader.findClass(URLClassLoader.java:188)
at org.apache.tools.ant.module.bridge.AuxClassLoader.findClass(AuxClassLoader.java:85)
at java.lang.ClassLoader.loadClass(ClassLoader.java:307)
at java.lang.ClassLoader.loadClass(ClassLoader.java:252)
at java.lang.ClassLoader.loadClassInternal(ClassLoader.java:320)
at java.lang.Class.forName0(Native Method)
at java.lang.Class.forName(Class.java:247)
at org.apache.tools.ant.module.bridge.AntBridge.createAntInstance(AntBridge.java:283)
at org.apache.tools.ant.module.bridge.AntBridge.getAntInstance(AntBridge.java:264)
at org.apache.tools.ant.module.bridge.AntBridge.getInterface(AntBridge.java:253)
at org.apache.tools.ant.module.run.TargetExecutor.run(TargetExecutor.java:460)
at org.netbeans.core.execution.RunClassThread.run(RunClassThread.java:151)

Friday, September 19, 2008

Multivendor VS Singlevendor

Oleh: Saripudin,S.Pd (23208106)

Dalam menentukan apakah akan menggunakan Multivendor atau singlevendor dalam sistem informasi Menurut saya, penggunaan antara Multivendor dengan singlevendor dalam sistem informasi tergantung kepada interopabilitas dari masing-masing perangkat, menurut pengalaman saya selama lebih kurang 10 tahun dalam bidang jaringan, penggunaan single vendor selalu diuapayakan guna memudahkan dalam konfigurasi dan integrasi, adapun seandainya harus menggunakan multivendor pertimbangannya adalah apabila perangakt dari salah satu vendor memiliki kelibihan dari segi, fitur, harga dan ketersediaannya perangkat yang dibutuhkan dipasaran.
Menurut saya, Dalam menentukan apakah akan menggunakan Multivendor atau singlevendor pada sistem informasi yang akan kita bangun, dalam pelaksanaannya ada beberapa pertimbangan, diantaranya adalah pada saat ini dimana banyak sekali terdapat produk hardware dan software yang berkualitas sehingga memudahkan kita untuk memilih produk mana yang paling cocok untuk perusahaan kita, meskipun pada pelaksanaannya membutuhkan tenaga ahli yang mampu melakukan riset yang dapat melakukan analisis dari satu produk hardawre dan software yang akan gunakan dengan tepat, kemudian selain daripada itu ada aspek-aspek yang harus dijadikan bahan pertimbangan dan tidak kalah penting diantaranya yaitu ;
1. Standar
2. Fitur
3. Biaya
4. Ketersidaan / supply
5. Layanan purna jual/ garansi
6. Intropabilitas
7. Integritas
8. Kapabilitas
9. Pengalaman perusahaan
10. Ketahanan/ kehandalan

Dari sekian aspek yang telah dapat diidentifikasi maka penentuan singlevendor dan multivendor dapat ditentukan, apakah dengan singlevendor atau multivendor aspek-aspek tersebut diatas dapat terpenuhi. Pada kenyataannya dilapangan dan berdasarkan kepada pengalaman, bila perusahaan akan mengadakan suatu alat akan mengadakan lelang dan pada saat lelang beberapa vendor biasanya memeberikan produknya untuk diuji coba. Hal ini membuat setiap vendor yang ingin memenangkan tender berjuang maksimal untuk menampilkan produk terbaiknya. Sehingga selain persaingan yang fair, pihak perusahaan mendapatkan keuntungan juga untuk mengeksplorasi sistem yang telah dibuat oleh masing – masing vendor, dari kejadian ini perusahaan dapat melakukan trial dan membuat suatu keputusan, produk dari vendor mana yang paling cocok dangan kebutuhan dilapangan, kemudian selain itu dari pengalaman saya, dengan adanya kesempatan untuk melakukan ujicoba sering kesimpulannya adalah menggunakan produk dari beberapa vendor dengan menggunakan pertimbangan dari aspek-aspek yang telah di cantumkan di atas.

Contoh kasus proyek pengadaan infrastruktur jaringan komunikasi data pada gedung-gedung baru di Universitas Pendidikan Indonesia, dimana saya dan teman-teman sudah familiar dengan produk Cisco dan D-link, hal ini karena produk Cisco sudah memiliki sertifikasi penggunaan dan produknya yang terkenal berkualitas tinggi, sehingga memudahkan dalam pembangunan infrastruktur internet. Tetapi bukan berarti tidak ada produk lain seperti, Juniper, 3Com, Alcatel, Nortel, dll. Masing-masing produk memilki kelebihan dan kekurangan.

Jadi kesimpulannya adalah penggunaan multivendor menurut saya dalam pengembangan sistem sangat bermanfaat, baik bagi perusahaan yang membutuhkan vendor dengan produk yang berkualitas, sehingga dapat memnyediakn sistem layanan yang sempurna, maupun bagi vendor itu sendiri dalam mengembangkan kulitas produk dan layanan yang baik.


Daftar Pustaka

...........http://docs.rinet.ru/MuNet/index.htm
...........http://searchnetworkingchannel.techtarget.com/tip/0,289483,sid100_gci1305061,00.html
...........http://www.cisco.com/en/US/prod/collateral/switches/ps5718/ps708/ps713/prod_white_paper0900aecd806db80d.html
...........http://www.networkworld.com/news/2007/100407-cisco-side.html
Matt Stansberry, News Editor,http://searchwinit.techtarget.com/news/article/0,289142,sid1_gci1111012,00.html

Tuesday, September 16, 2008

CONTOH MEMBUAT DAFTAR PUSTAKA

Buku Mulyana, Deddy. 2000. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung:Remaja
Rosdakarya.

Littlejohn, Stephen W. 1996. Theories of Human Communication, fifth Edition,
Eadsworth Publishing Company, Belmont California.

Terjemahan

Tubbs, Stewart L dan Sylvia Moss. 2000. Human Communications: Prinsip-prinsip
Dasar. Buku Pertama. Diterjemahkan oleh Deddy Mulyana dan Gembirasari.
Bandung: Remaja Rosdakarya.

Media Massa

………………., Tato Mentawai Tertua Di Dunia. Gatra No. 20. 2 April 2001.
………………., Seni Tato Tradisional Nyaris Punah. Kompas, 2 Agustus 1995.

(kalau nama penulisnya jelas, maka tinggal dituliskan di awal)

Dari Skripsi atau Tesis
Rosa, Adi. 1994. Eksistensi Tato sebagai Salah Satu Karya Seni Rupa Tradisional
Masyarakat Mentawai. Bandung: Tesis Institut Teknologi Bandung.

Dari Internet

Juliastri, Nuraini & Antariksa. Tato Antara Politik dan Keindahan Tubuh. www.
kunci.or.id.

jika tidak ada nama penulis, atau hanya ada alamat situs, nama di awal diganti dengan
titik-titik. Lihat untuk media massa)

Friday, June 13, 2008

Susahnya dapat score TOEFL 500